Hallo teman-teman,
Disini saya akan menceritakan tentang Desa Wisata Ngringinan, Penasaran? Yukk dibaca hehe..
Desa Ngringinan merupakan desa wisata yang baru berjalan sealam satu tahun, jadi masih terkesan baru tetapi sudah banyak loh yang datang berkunjung ke desa wisata Ngringinan. Karena atraksi utamanya adalah Gereja Ganjuran maka desa wisata Ngingrinan lebih dikenal sebagai desa wisata Ganjuran.
How to get there?
Desa wisata Ganjuran terletak di Desa Palbapang, Kecamatan Bantul, Kabupaten Bantul. Kalau dari Yogyakarta akan memakan waktu sekitar kurang lebih 1 jam. Kalian kesana bisa menggunakan kendaraan pribadi atau bisa naik kendaraan umum dari terminal Giwangan. Lokasinya pun tidak sulit untuk dijangkau jadi gaperlu khawatir akan kesasar ya kan udah ada teknologi Gmaps hehe… Setelah sampe dilokasi kita akan disambut dengan hangat oleh pengelola dan masyarakat lokal.
Apa yang akan kita dapatkan di Desa Wisata Ngringinan?
Suasana di desa Ngringinan ini sangat menenangkan karena jauh dari perkotaan. Di desa wisata Ngringinan ini menyediakan 3 paket untuk wisatawan, Paket selama 3 jam, 5jam dan 7jam. Di desa wisata Ngringinan pun sudah menyediakan beberapa homestya sehingga wisatawan bisa berlama-lama atau menginap di desa ini. Desa wisata Ngringinan baru diresmikan sebagai desa wisata pada tahun 2017. Jadi belum banyak orang yang tau tentang desa wisata ini. Disini kita diajak menelusuri desa wisata Ngringinan yang terdapat banyak atraksi wisata salah satunya adalah Ziarah ke Gereja Ganjuran. Kita disini juga bisa melakukan outbond, memasak maduwongso bersama masyarakat lokal, dan terdapat festival rakyat seperti bersih desa.
Apasih keunikan Desa Wisata Ngringinan?
Suatu destinasi wisata pasti ada keunikan tersendiri, sama halnya seperti di desa wisata Ngringinan. Atraksi yang paling utama di desa ini adalah Gereja Ganjuran. Bukan hanya sebagai atraksi wisata saja tetapi sebagai salah satu keunikan yang ada di desa Ngringinan. Gereja Ganjuran merupakan peninggalan Belanda yang merupakan tempat beribadah untuk agama Katholik. Gereja Ganjuran ini juga merupakan perpaduan atau akulturasi dari Jawa dan Hindhu, bisa dilihat dari Candi yang ada di gereja Ganjuran dan patung Yesus yang berpakaian Jawa.
Yang selanjutnya adalah Candi Ganjuran, candi ini merupakan tempat berdoanya umat Katholik karena didalamnya terdapat patung Yesus. Candi ini didirikan di sudut gereja, kalau dari pintu masuknya paling pojok. Candi ini dibuat terbuka agar siapapun bisa berdoa kepada Tuhan dan kalo kalian tau jika hari libur atau minggi bisa sampe 250 orang yang beribadah, Wow bukan? Hehe…
Keunikan yang lainnya yaitu makanan khas dari desa wisata Ngingrinan yaitu Madumongso. Jika kalian pecinta kuliner di desa ini punya loh makanan khasnya. Kalian juga bisa merasakan sensasi memasak madumongso bersama masyarakat lokal disini. Madumongso ini terbuat dari tape ketan sebagai bahan utamanya. Harganya pun tidak begitu mahal mulai dari 7.000-35.000 ribu saja lohh. Kalau untuk cita rasanya ada yang asem ada yang original dan pastinya enakk hehe..
Nahh tipss nihh untuk bisa mengunjungi desa wisata Ngringinan,
Pertama persiapkan kendaraan mu yaa, karena kedelamatan itu nomer satu. Kemudia berangkatlah pagi-pagi sebelum macet didaerah kota dan agar tidak kepanasan dijalan.
Jangan lupa untuk tetap menjaga kelestarian lingkungan yaa seperti tidak membuang sampah sembarangan. Dan berperilakulah yang sopan dan baik kepada masyarakat lokal agar kamu bisa puas mengunjungi desa wisata Ngingrinan dan masyarakatnya pun ikut senang.
Sekiann kutipan pengalaman saya selama berkunjung ke Desa Ngingrinan. Saya juga sangat berterimakasih kepada bapak Widu Kuntoro dan ibu Andriani yang sudah menjelaskan tentang Desa Wisata Ngingrinan.
Sekian dan Terimakasih. Salam Pesona Indonesia!